FORM PESAN       WEB FAVORIT      JAJAK PENDAPAT       KONTAK

 

 

 

 

 

BABI JUGA MAKHLUK ALLAH

Vala Olala

 

Babi itu makhluk Allah juga semua orang  semua orang dana bangsa di dunia ini sudah lama mengenalnya.

Dizaman ekonomi modern saat ini ,babi alias celeng itu telah menjadi komoditis. Kulitnya diolah menjadi kerupuk, dagin

Nya (pork) diproses sebagai bahan ’shortening” untuk membuat gurih dan renyah makanan seperti roti, kue (cake), keripik (crackers), biscuit dan gula-gula (candy) atau kulitnya dijadikan gelatin sebagai stabilizer dan emulsifier untuk makanan beku seperti es krim, susu kental manis, juice buah, untik pembuatan film dan industri farmasi semisal kapsul, pasta dll. Kotorannya dapat untuk pupuk yang menggemukkan dan mempertinggi sayur dan buah dan terakhir pernah dihebohkan daging babi/lemak  dibuat untuk campuran bakso.

 

Pokoknya Babi alaisa Bayi (Melayu Brunei), Pug (Inggris), schwein (Jerman), hinnzir (Arab) dari ujung buntut yang kecil hingga mulutnya hampir tak ada yang sia-sia semua bisa mendatangkan uang atau devisa.

 

Babi juga sangat produktif, dengan masa bunting 3 bulan dan lahir 4-6 ekor babi (piglet) dalam setahun 3 kali beranak. Coba hitung! Bukankah ini tingkat kelahiran yang sangat tinggi. Sementara itu masa hidup/umur rata-rata babi adalah 10 tahun. Jadi diternakkan atau tidak Babi atau Baboy (Philippina) terus akan berlipat ganda. Akan melipat gandakan dirinya secara membebi buta. Seandainya tidak ada orang yang doyan makan babi, maka tidak mustahil dunia ini akan dpenuhi oleh Babi dan akhirnya manusialah yang akan dikerat oleh gigidan taring babi.

 

Untungnya masih ada sebagian besar orang yang punya hobby makan sosis babi, sate babi, bakso babi, bakso babi, sop buntuty babai, steak babi, otak babi gorng dll. Maka tercapailan keseimbangan alam fauna, flora dan manuisa. Sungguh basr jasa sang babi.

 

Dari segi astrologi, konon bagi yang percaya shio Babi /Tahun konon berwatak ksatria , gagah ,gemar menolong, ambisius, materialistis, dan tidak bisa diandalkan.Masyarakat Cina telah melukiskan karakter babi sebagai pemaksa dan merugikan.

 

Dalam budaya umpat-mengumpat sering terdengar kata `Babi Lu!` , alias Pig (Inggris), Du bis Schweir (Jerman) yang di peruntukkan bagi orang yang menjengkelkan, yang sukar bikin sebel, suka nyeruduk, dan sifat menyimpang lainnya.

Boleh jadi ada hubungan antara babi dengan manusia , seperti pepatah orang Jerman : ` Wer immer Schweine ist, siecht wie schweine aus` artinya ” Siapa selalu makan babi , tingkahnya seperti babi”.

 

Ternyata orang Jerman pun sadar bahwa tingkah babi itu jelek meskipun mereka adalah pemakan babi juga peminum bir yang paling rakus diantara manusia lain di muka bumi ini.

 

Jadi, babi memang berwajah ekonomi, gizi, sekaligus budaya/tradisi dan wajah , lambang atau ciri.

 

Namun kalau kita simak firman Allah dalam Al-Qur`an surat Al-Baqarah 173 : ”Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah(a). tetapi Barangsiapa dalam Keadaan terpaksa (memakannya) sedang Dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, Maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.

Catatan :

[a] Haram juga menurut ayat ini daging yang berasal dari sembelihan yang menyebut nama Allah tetapi disebut pula nama selain Allah.

 

Al-Maidah 3 : ō”Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah [a], daging babi, (daging hewan)

yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya[b], dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah[c], (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. pada hari ini[d] orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu Jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa[e] karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Catatan :

[a] Ialah: darah yang keluar dari tubuh, sebagaimana tersebut dalam surat Al An-aam ayat 145.

[b] Maksudnya Ialah: binatang yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk dan yang diterkam binatang buas adalah halal kalau sempat disembelih sebelum mati.

[c] Al Azlaam artinya: anak panah yang belum pakai bulu. orang Arab Jahiliyah menggunakan anak panah yang belum pakai bulu untuk menentukan Apakah mereka akan melakukan suatu perbuatan atau tidak. Caranya Ialah: mereka ambil tiga buah anak panah yang belum pakai bulu. setelah ditulis masing-masing Yaitu dengan: lakukanlah, jangan lakukan, sedang yang ketiga tidak ditulis apa-apa, diletakkan dalam sebuah tempat dan disimpan dalam Ka'bah. bila mereka hendak melakukan sesuatu Maka mereka meminta supaya juru kunci ka'bah mengambil sebuah anak panah itu. Terserahlah nanti Apakah mereka akan melakukan atau tidak melakukan sesuatu, sesuai dengan tulisan anak panah yang diambil itu. kalau yang terambil anak panah yang tidak ada tulisannya, Maka undian diulang sekali lagi.

[d] Yang dimaksud dengan hari Ialah: masa, Yaitu: masa haji wada', haji terakhir yang dilakukan oleh Nabi Muhammad s.a.w.

[e] Maksudnya: dibolehkan memakan makanan yang diharamkan oleh ayat ini jika terpaksa.

 

Babi dari sejak dagingnya, bulu, darah , tulang, lemaknya, kotorannya, kulitnya dan sekujur tubuhnya haram dimakan, disentuh, dijual-belikan, dipelihara/diproduksi bagi umat Islam.

 

Kita bertanya mengapa Allah mengharamkan babi? Ilmuan peneliti dokter human dan dokter veteriner menjawab karena Babi itu gudangnya cacing pita, karena babi makan yang kotor dan najis.

 

Bagaimana kalau babi dibersihkan dari cacing pita, kotoran dan najis dibersihkan dengan teknologi modern, Apa babi halal? Atau babai dikhitan dulu, baru disembelih dengan membaca basmalah, Apa jadi halal? Babi tetap babi (pig, baiji, babay, schwein, khinzir) walaupun menguntungkan, secantik bintang, bertempat di Istana, makan nasi, apel, anggur dan dimandikan dengan air PDAM, maka posisinya tetap menjadi haram, titik! Tak boleh ditawar lagi.

 

Jadi :

  • Dalam Islam benda haram dibagi dua alasan

Pertama : haram secara materiil (zati), karana ada dalil yang mengharamkan misalnya khmar, darah anjing dan babi

Kedua haram berdasarkan illat atau proses mendapatkan, seperti barang hasil judi, riba, menipu, korupsi, dsb.Sesuatu yang tadinya jelas halal secara materiel, kalau didapatkan dengan cara yang harama maka hukumnya haram.

(Perhatian Al-Maidah 3 dan Al-Maidah 90)

  • Halal dan haram bagi kita itu hįdala wujud dari kasih sayang Allah.

  • Marilah melaksanakan perintah Allah, hindari yang haram. Makanlah dan carilah rizqi yang halal agar hidup kita sehat dan selalu lurus dalam melangkah.

Perawi Hadits Imam Buchori adalah contoh betapa ortu/ibu waktu mengandung dia selalu makan yang halal bahkan waktu mengandung tetap puasa.Maka jadilah Imam Buchori yang cerdas, mulai kecil sudah pintar hapalannya kuat, sehingga sebagian besar hadist diriwayatkan oleh beliau.

email-saya :

falah65@guruvalah.20m.com

 

Bergabunglah dalam :

MILIST GURUVALAH

 

Guruvalah

 

H O M E

Cari di sini

Site  Web

powered by FreeFind

 Salam Sayang

 

Since June,18.2000

 

 

 

Copyright (C), 2000, www.guruvalah.20m.com, All Rights Reserved